Proposal Bryan X IPS

Dampak PJJ terhadap hasil belajar siswa SMA Kasih Karunia 


Dibuat sebagai tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia

Oleh



Bryan Bravevilliant Putra Ho

Kelas 10 IPS / 1 




SMA KASIH KARUNIA

TAHUN PELAJARAN

2021/2022



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pembelajaran online dan offline mempengaruhi kualitas pembelajaran siswa di SMA Kasih Karunia. Pelajar yang belajar di rumah dapat berbuat sesuka hati karena tidak diawasi guru, sedangkan jika offline siswa dapat terawasi dan materi yang diajarkan dapat tersampaikan dengan jelas. Temuan atau dampak dari PJJ tersebut, antara lain adalah banyaknya anak didik yang tidak bisa menyerap mata pelajaran dengan baik. Dikarenakan belum terbiasa mengikuti pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom. Kesuksesan PJJ sangat ditentukan oleh dukungan orang tua terhadap anaknya. Selain faktor kemalasan, ada masalah teknis lain yang menyebabkan anak kesulitan mengikuti PJJ. Bantuan kuota pulsa yang diberikan Kemendikbud dianggap belum maksimal menutup permasalahan dalam PJJ. Sebab, banyak anak didik di daerah terluar dan tertinggal yang tidak punya HP, sinyal untuk mengakses internet juga sulit. Banyak anak didik tidak bisa menyerap mata pelajaran dengan baik
Salah satu faktor dari poin ini adalah dikarenakan pelajar belum terbiasa mengikuti pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom. Di sisi lain, kesuksesan PJJ sangat ditentukan oleh dukungan orang tua terhadap anaknya. Namun karena lemahnya pengawasan dari orang tua terhadap anak yang harus belajar di tengah kedaruratan, menyebabkan dampak negatif seperti; anak bermalas malasan dan enggan mengerjakan tugas dari guru, tidak terhindarkan

 1.2 Rumusan Masalah 
 1. Bagaimanakah jika pembelajaran diubah ke pembelajaran tatap muka, kualitas belajar akan berubah? 
 2. Bagaimanakah yang terjadi jika PJJ terus dilakukan tidak berkesudahan? 
 3. Bagaimanakah pengaruh PJJ terus menerus terhadap kesehatan mental dan jiwa pelajar? 
 4. Bagaimanakah fasilitas yang terdapat di rumah memadai untuk para pelajar yang melakukan PJJ? 

1.3 Tujuan 
 1. Untuk mengetahui dampak PJJ bagi kesehatan mental pelajar. 
 2. Untuk mengetahui kualitas belajar PJJ dan PTM. 
 3. Untuk mengetahui fasilitas yang disediakan di rumah jika adanya PJJ seperti kuota, lampu belajar, meja belajar, dll. 
 4. Untuk mengetahui kapan PJJ akan diberhentikan dan memulai PTM seperti pada awalnya. 

1.4 Manfaat
1. Agar kesehatan mental pelajar dapat stabil dan tidak terganggu. 
2. Agar dapat memberikan adaptasi baru setelah melakukan PJJ selama dua tahun. 
3. Agar kualitas belajar siswa dapat kembali maksimal.


BAB 2
Landasan Teori

2.1 Dampak
Menurut KBBI, dampak adalah keinginan untuk membujuk, meyakinkan, mempengaruhi atau memberi kesan kepada orang lain, dengan tujuan agar mereka mengikuti atau mendukung keinginannya. Menurut para ahli, dampak menurut Waralah Rd Cristo ( 2008 : 12 ) adalah suatu yang diakibatkan oleh sesuatu yang dilakukan, bisa positif atau negatif atau pengaruh kuat yang mendatangkan akibat baik negatif maupun positif dapat disimpulkan, dampak adalah suatu hal baik yang dapat mendatangkan hal baik di akhir, tetapi akan mendatangkan hal buruk apabila hal yang dilakukan dari awal sudah negatif.

2.2 PJJ
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti belajar jarak jauh adalah cara belajar-mengajar yang menggunakan media televisi, radio, kaset, modul, dan sebagainya, pengajar dan pelajar tidak bertatap muka langsung. Pendidikan jarak jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi informasi dan komunikasi dan media lain (UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 15). Kesimpulannya, pembelajaran jarak jauh dilakukan karena ada halangan yang membuat anak didik tidak dapat bertemu dengan gurunya di sekolah.

2.3 Hasil Belajar
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “hasil adalah sesuatu yang diadakan (dibuat,dijadikan) akibat usaha.” “Belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu untuk merubah tingkah laku atau tanggapan yang di sebabkan pengalaman.” Menurut Rusmono (2017) menyatakan bahwa Hasil belajar adalah perubahan perilaku individu yang meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Perubahan perilaku tersebut diperoleh setelah siswa menyelesaikan program pembelajarannya melalui interaksi dengan berbagai sumber belajar dan lingkungan belajar. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar yang baik merupakan dampak dari belajar giat dan rajin.


BAB 3
Metode Penelitian

3.1 Jenis Penelitian
Penelitian dengan judul "Dampak PJJ terhadap hasil belajar siswa SMA Kasih Karunia" menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Menurut V. Wiratna Sujarweni (2014:39) penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang dapat dicapai (diperoleh) dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Berdasarkan  definisi tersebut, dapat diartikan bahwa metode ini digunakan karena memuat data jumlah peserta didik Sekolah Kasih Karunia.

3.2 Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian berjudul "Dampak PJJ terhadap hasil belajar siswa SMA Kasih Karunia" adalah metode kuantitatif.

3.3 Populasi dan Sampel
Populasi Penelitian
Populasi menurut Sugyono adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penulis untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. 
Pada penelitian ini, populasi yang digunakan adalah warga Sekolah Kasih Karunia. Sampel yang yang digunakan adalah peserta didik kelas 10 dan 11

3.4 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adlah sebagai berikut: Angket arti angket di KBBI adalah: daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dengan ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan;. Menurut Sugiyono (2017:142) angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Teknik pengumpulan data ini digunakan dengan cara membagikan angket berupa formulir online yang dibagikan ke peserta didik kelas 10 dan 11 melalui masing-masing Wali Kelas dari kelas yang dilibatkan dalam penelitian.
















Comments