TUGAS PPKN
1. Pendidikan Kewarganegaraan termasuk termasuk kedalam pendidikan politik yang dalamnya terdapat materi kewarganegaraan agar warga negara dan menjadi mampu berperan sesuai dengan pancasila dan UUD 1945.Sebagai program pendidikan politik,dengan tugas untuk membina peserta didik menjadi warga negara Indonesia yang melek politik,yaitu warga negara yang:
Sadar akan hukum dan UUD 1945,dalam memahami dengan baik taat keharusan bermasyarakan dan bernegara serta hak dan kewajiban dan tanggung jawab dalam pembangunan.
Sadar akan pembangunan dalam arti membina dengan baik apa yang sudah,sedang dan dilaksanakan masyarakat dan negara serta bertanggung jawab atas pembangunan.
Sadar akan masalah yang sedang dan akan dihadapi dirinya,masyarakat dan negaranya dalam melaksanakan hal-hal terssebut diatas.(Daryono,2011:72)
Daryono, 2011:72) Pendidikan politik dalam mata pelajaran PPKn bisa digunakan fungsinya untuk membina siswa agar menjadi warga negara yang melek politik. Selain melek politik, setelah mempelajari pendidikan politik siswa harus memiliki kesadaran terhadap upaya penegakan hukum sebagai ciri warga negara yang baik.
Peran PPKn sebagai Pendidikan Politik
PPKn sebagai pendidikan politik dapat diartikan sebagai pendidikan yang memberikan pengetahuan, sikap dan keterampilan kepada siswa agar mereka mampu hidup sebagai warga negara yang memiliki kesadaran politik, serta memiliki kemampuan berpartisipasi dalam politik.
2. 4 jurusan:
1. Akuntansi
Terdiri dari Program Diploma 3 dan 4, Akuntansi adalah jurusan yang menuntut hasil USM (Ujian Saringan Masuk) paling tinggi. Secara umum, Ilmu Akuntansi yang dipelajari pada jenjang Diploma PKN STAN sama dengan yang dilahap mahasiswa Strata 1 perguruan tinggi pada umumnya. Hanya saja, mahasiswa PKN STAN dapat tambahan "menu istimewa" seperti Akuntansi Pemerintahan, Hukum Keuangan Negara, Keuangan Publik, dan matakuliah-matakuliah sejenisnya.
2. Pajak
Jurusan Pajak terdiri dari Program Studi D3 Pajak, D3 Pajak Bumi dan Bangunan/ Penilai, serta D1 Pajak. Apa bedanya antara Pajak di PKN STAN dan perguruan tinggi pada umumnya? Mahasiswanya sama-sama diajari membuat laporan keuangan perpajakan, tapi mahasiswa PKN STAN turut belajar pula tentang administrasi/ tata usaha pemungut pajak terkait dengan keuangan negara. Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Akuntansi Dasar sampai Menengah, dan matakuliah-matakuliah lain adalah menu wajib yang harus disikat tuntas oleh mahasiswa Jurusan Pajak
3. Kepabeanan dan Cukai
Sesuai dengan sistem semi militernya, calon mahasiswa Kepabeanan dan Cukai harus melewati seleksi fisik yang cukup ketat. Misalnya saja, penglihatan tak boleh minus atau silinder lebih dari tiga dan tak boleh buta warna.
4. Manajemen Keuangan
Jurusan ini terdiri dari tiga Program Studi, yaitu D3 Kebendaharaan Negara, D3 Manajemen Aset, dan D1 Kebendaharaan Negara. Mahasiswa Prodi Kebendaharaan Negara belajar tentang perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penggunaan uang negara. Lulusannya banyak yang bekerja di Ditjen Anggaran, Ditjen Pengelolaan Utang, daan Ditjen Perbendaharaan.
Sementara itu, mahasiswa Prodi Manajemen Aset berkutat dengan matakuliah-matakuliah hukum yang terkait dengan topik piutang, lelang negara, serta penilaian aset dan properti. Ditjen Kekayaan Negara, baik di kantor wilayah maupun kantor operasionalnya adalah instansi yang membutuhkan alumni prodi ini.
Comments
Post a Comment